Selasa, 17 Desember 2013

Tipe-tipe pengguna jalan raya

Hari ini hari senin tanggal 15 desember 2013 dan hari ini pula yang menyebabkan saya harus meninggalkan masa liburan dan harus segera menuju ke kampus perjuangan -___- dan selama perjalanan menuju kampus saya memperhatikan ekspresi orang-orang dalam berkendara dan menggelitik hati saya untuk menulisnya di blog ini. Dan ini dia ekspreso orang-orang ketika menggunakan jalan raya
  • Si terburu-buru
Biasanya sih mereka adalah orang yang bangun kesiangan, cirinya sih orang yang paling kenceng nge-bunyiin klakson ketika lampu lalu lintitas udah ijo, berusaha nyalip meskipun dengan sekecil mungkin, macu kendaraan mereka seolah-olah sedang di sirkuit sentul, dsb sumpah sampai sekarang saya heran kenapa orang bisa senekat ini apakah mereka punya nyawa cadangan? entalah
  • Si biadab ngawur
Nggak jauh beda sih sama si terburu-buru tapi yang ini jauh lebih biadab ngeselin, jadi bisa digambarkan sebagai berikut Si ngawur + jalanan macet + sifat ngeselin --> si biadab Si ngawur kurang lebih seperti itulah asal-usul si biadab ngawur oh iya cara menghadapi orang ini cukup dengan sabar saja atau doain mereka, doain apa itu terserah kamu :p atau kalau kamu cukup berani tinggal bilangin "COK" aja di depan orangnya palingan banyak orang yang ngerumunin kalian, tapi jangan coba-coba cara ini kalau kalian kurang berani bisa-bisa muka kalian berantakan 
 
  • Si woles (pasrah)
Ini nih salah satu jenis pengendara yang asik dia rela kita dahului di juga jarang mencet tombol klakson kalau gak perlu-perlu amat pokoknya, dia lebih menikmati sensasi berkendara daripada terburu-buru, namun gak semua pengendara jenis ini murni orang yang woles bisa saja si terburu-buru ataupun si biadab ngawur yang lagi mengendarai mobilnya yang baru dan pasti mahal so dia pasti berhati-hati dalam mengendara dia rela disalip, dan diklakson orang-orang namun ketika mereka menggunakan kendaraan butut, ataupun kendaraan asal mereka kembali ke sifat asli mereka.

Sekian dulu ya npenjelasan saya tentang jenis-jenis pengguna jalanan yang ada di surabaya :p ada yang mau nambahin silahkan isi di kolom komentar atau bisa mention saya di @fahmi_haqqi

HIDUP MAHASISWA!!

Kamis, 12 Desember 2013

Cepat atau Lambat Jatuh Cinta



Jatuh cinta memang aneh , konyol dan lucu . Bagaimana bisa , kita awalnya hanya sekedar melihat dan kemudian menjadi kagum , tak lama kemudian menjadi suka , dan akhirnya sayang . 

  Hal ini terjadi pada gue tepatnya 7 tahun yang lalu saat gue masih SMP , waktu itu kelas 8  atau lebihnya tepatnya  kelas 2 SMP . Dan cewek yang gue taksir adalah bernama Rere (nama samaran) . Pertama kali gue lihat Rere saat masuk mos , pagi itu setelah persami dia lagi ngobrol dengan temannya di pagar sekolah . Dalam hati gue “cantiknya , ya ampun” . Rere berkulit putih berambut lurus dan panjang dan memiliki wajah baby face . Dengan berjalannya waktu lama – lama gue bisa curi pandang ke Rere , yah kelas kita berdua berdekatan tapi sayangnya saat itu di memiliki pacar…..hati gue remuk , bagaikan krupuk dijadikan koya soto . 


Dan satu tahun kemudian , gue naik kelas 8 . Gue di jadikan wakil ketua osis . Dan dapat kabar dari temen gue kalo Rere juga ikut LDKS , yaitu seperti semacam ospek buat para anggota baru osis tapi dilakukan di luar kota . Waktu itu gue LDKS di kota Trawas , yang hawanya super adem sampe ingus gue beku . Dan satu lagi biasanya kalo suasana dingin gue jarang bisa boker *emangnya penting , apa ya?* 

Momen – momen indah pun di mulai dari sini . Waktu itu setelah seminar LDKS di vila A , ya waktu itu sekolah gue menginap di 2 vila , dan gue sendiri di vila B . Rere? Dia berada di vila B . Jaraknya nggak jauh sih jalan kaki kira – kira 5 menit sampe . Oke balik lagi ke cerita di seminar , setelah seminar gue di suruh beres – beres oleh pak hartono salah satu guru gue yang menjadi panitia seminar .



Pak Hartono : “sha , beresin ya . Sekalian lepasin bannernya juga”

Gue : *aslinya mau nolak , berhubung takut di lempar ke hutan gue nurut aja* “I….ya pak”

Kemudian gue melepas satu persatu banner yang menempel di dinding , tiba – tiba gue mendengar suara .

“Butuh bantuan nggak?”

Gue menoleh .

Ternyata dia adalah RERE !!! , hati gue seneng banget . Serasa mau teriak – teriak , dalam hati hati “ini kah bidadari dari surge itu” *oke mulai lebay* 

Gue berusaha sok cool *jaga image dong hehe*

“oh iya boleh boleh” sambil melemparkan senyum .

Kemudian kita berdua mengobrol . Sebuah hari yang indah pada saat itu .



Setelah selesai gue balik ke vila B , gue certain ke temen – temen . Gue merasa seneng banget , gue merasa seperti di ftv bagaimana kita berdua berada di suasana yang indah , dingin dan pemandangan yang indah banget  #eaaaaa

Menjelang balik ke kota Mojokerto , gue memberanikan diri untuk tukeran nomer hape ke dia .Di gerbang vila A gue melihat dia lagi melihat pemandangan dari balkon , gue lambaikan tangan “hei” . Dia menoleh kea rah gue . “Bisa turun sebentar nggak?” . Dia menganguk 



Kita berdua ngobrol di depan gerbang .
Gue : “kamu punya hape nggak?”
Rere : “ya , ya punya lah”

Gue sadar pertanyaan gue tadi salah , kesannya gue malah meledek . Gue malu abis waktu itu .

Gue : “eh maksut gue mau tukeran nomer gitu hehehe”
Rere : *nahan tawa* “iya boleh”
Gue : “uda kenalkan sama gue hehe”
Rere “Ersyah kan? Masa nggak tau sama wakil ketos sih” *senyum*
Gue : *dalam hati sejak kapan nama gue berubah menjadi Ersyah???* “Ersha bukan Ersyah , hehehe”
Rere : “Ah sama aja kok , initinya kan gitu”
Gue  : “iya deh …iya” *muka gue manyun*

Akhirnya kita bertukar nomer hape . Kira – kira gue PDKT uda hampir 1 bulan lebih semenjak LDKS itu .

Pagi hari di sekolah , jam isitrahat . Rere mencari gue di kelas .

“ya ada apa re?”
“nomer hape ku ganti”
Gue kaget , “lho? Kenapa?”
“ya , hmm….mantan aku ganggu terus , nomer yang lama uda aku buang”

Hati gue cenat – cenut .

“oh gitu….” Jawab gue lemes 



Tapi semenjak Rere ganti nomer baru , gue dan dia makin dekat . Kalo dulu cuman sms’an kita akhirnya telpon – telponan . Indahnya telponan pada saat PDKT adalah kita bisa mendengar suara orang yang kita suka sebelum tidur , dan itu indah banget .

Beberapa minggu kemudian menjelang hari ulang tahun gue dan dia . Yah.. ulang tahun kita berdekatan banget gue sendiri 14 Februari sedangkan dia 15 Februari #ciyeeee . gue ungkapin perasaan gue lewat sebuah sms….



Gue : “Re , uda tidur belum?”

Rere : “Belum ngantuk , kamu kok belum tidur?”

Gue : “iya nih susah tidur , mau ngomong sesuatu nih”

Rere : “yauda ngomong aja :)”

Gue : “sebenernya selama ini sudah lama banget aku suka sama kamu”

Rere : “hehehe , uda keliatan kok :P , aku juga sudah lama suka sama kamu . cuman kamunya aja yang sok cuek sih hmm…. Hehehe”


Mata gue melotot , seakan nggak percaya ternyata selama ini dia juga suka sama gue , gue merasa seperti di film kuchi kuchi hota he …..


Gue : “wah gitu ya :) , jadi kita gimana?”

Rere : “naik ketahap berikutnya , lebih dari pertemanan :)”

Gue : “jadian :D”

Rere : “IYA :D”

Seperti itu lah cinta kadang bisa bikin kita susah tidur , kita bela belain tidur larut malem hanya untuk mendengar suara dia di telpon dan juga kita harus keluarin banyak duit untuk beli pulsa tentunya . Dan kita juga harus bersiap bersiap berkorban demi dia . 

Yang awalnya hanya sekedar kagum cepat atau lambat perasaan kita akan berubah menjadi sayang .


Author : @ironjantan

 
Copyright 2009 BLOG SEKAWAN